Abdurrahman Auf lumpuh sejak tahun 2020. Dia hanya bisa berbaring dan bahkan sulit untuk duduk. Sekadar mengangkat cangkir saja dia tidak bisa. Dokter menyebutkan bahwa ada kemungkinan Abdurrahman menderita penyakit distortif otot (duchnenne muscular dystrophy/DMD) atau penyakit genetik langka (pompe disease) pada otot.
Namun, hasil pastinya memerlukan pemeriksaan lebih lanjut dan untuk itu tidak bisa dilakukan di dalam negeri. Obat untuk kedua penyakit ini juga menurut dokter tidak menyembuhkan dan hanya mengurangi kecepatan kerusakan otot saja. Jika tidak diobati, kerusakan otot bisa merambah ke bagian dalam tubuh, seperti saluran pernafasan, saluran pembuangan, atau jantung.
Jika sudah merambah ke bagian lain, tentu akan menyebabkan fungsi organ lain melemah dan menimbulkan penyakit lain atau bahkan komplikasi. Keadaan ini memang terasa sangat berat untuk Abdurrahman sendiri dan keluarga.
Mereka tidak memiliki banyak pilihan dan kesembuhan tampaknya bukan jaminan. Namun, mereka tidak berhenti berikhtiar. Selain masih berobat ke rumah sakit, orang tua Abdurrahman juga mencoba cara lain untuk menghadapi penyakit anaknya.
Mereka mencoba melakukan terapi. Meski mahal, mereka boleh membayarnya nanti. Namun, sayangnya orang tua Abdurrahman tidak memiliki dana yang cukup untuk membayarnya.
Keadaan ini tentu semakin berat dengan adanya utang berobat. Sahabat, mari bantu Abdurrahman dan keluarganya agar beban ini tidak semakin menyiksa. Mari bersedekah untuk mereka, berapa pun nilainya akan sangat berarti dalam ikhtiar untuk mencari kesembuhan bagi Abdurrahman.
https://sedekahkemanusiaan.org/Abdurrahman